Puskesmas Sungai Raya Kepulauan Bagikan Masker Kepada Warga, Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla

0
Compress_20260902_203144_4112

Bengkayang, Kalbar [SKN] – Kabut asap tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat perhatian dari Puskesmas Sungai Raya Kepulauan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Puskesmas Sungai Raya Kepulauan membagikan masker kepada warga yang terdampak kabut asap di dua titik, tepatnya di pasar Desa Sungai Raya dan pasar Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Kepala Desa Sungai Raya, Darmadi, S.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Puskesmas Sungai Raya Kepulauan yang telah membantu memberikan masker kepada masyarakat.

Menurutnya, pembagian masker tersebut sangat bermanfaat bagi warga, mengingat kondisi kabut asap yang cukup tebal dan berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Sungai Raya Kepulauan yang telah membantu memberikan masker kepada warga. Dengan kondisi kabut asap yang sangat tebal, mudah-mudahan masker ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sehingga dapat terhindar dari penyakit ISPA dan gangguan kesehatan lainnya,” ujar Darmadi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sungai Raya Kepulauan, Ners. Brilliatin Oktavia, S.Tr., saat dikonfirmasi media ini pada Rabu (2/9/2026), mengatakan bahwa pembagian masker merupakan salah satu bentuk kepedulian sekaligus langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk kabut asap akibat karhutla.

“Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan upaya kami untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Brilliatin mengimbau masyarakat, terutama mereka yang harus beraktivitas di luar ruangan, agar menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri. Penggunaan masker dinilai penting untuk membantu mengurangi paparan partikel dan asap yang dapat masuk ke saluran pernapasan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, untuk menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri,” ujarnya.

Selain penggunaan masker, masyarakat juga diharapkan dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat. Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan pernapasan lainnya diimbau segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Brilliatin berharap kondisi kabut asap yang terjadi saat ini dapat segera teratasi sehingga kualitas udara kembali membaik dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

“Kami berharap kondisi kabut asap ini dapat segera teratasi dan kualitas udara kembali membaik,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, tidak melakukan pembakaran sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayah sekitar,” pungkasnya.

Upaya pembagian masker tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan di tengah ancaman karhutla.

( Heruskn86 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *