YKBPMTK Singkawang Gelar Raker, Fokus Pelestarian Budaya dan Penguatan Organisasi
Singkawang, Kalbar [SKN] – Yayasan Keluarga Besar Puak Melayu Trah Kesultanan Kalimantan Barat (YKBPMTK) Kota Singkawang mengadakan rapat kerja (raker) selama satu hari pada Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bumi Bertuah, Pemerintah Kota Singkawang, sebagai bagian dari upaya memperkuat arah organisasi dalam mewujudkan masyarakat berbudaya.
Ketua Umum YKBPMTK, Indra Usma, menjelaskan bahwa raker ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap program dan kegiatan yang telah berjalan, sekaligus memantapkan serta menyusun program kerja tahun 2026. Menurutnya, raker bukan sekadar forum diskusi, melainkan langkah-langkah strategi untuk merumuskan tindakan nyata yang terarah dan terencana.
“Rapat kerja adalah kegiatan membincangkan sesuatu sebagai dasar bagi tindakan yang akan dilakukan. Ini bukan sekedar wacana, tetapi menjadi pijakan konkrit dalam menjalankan program organisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara epistemologis raker merupakan upaya mengkongkretkan gagasan agar tidak berhenti pada tataran teoritis. Melalui raker, ide-ide yang sebelumnya bersifat abstrak dapat dirumuskan menjadi program nyata, terstruktur, dan sistematis.
Lebih jauh lagi, Indra juga menekankan bahwa raker memiliki dimensi spiritual dan sosial, yakni menyatukan berbagai pemikiran dan pandangan yang berbeda dalam satu kesatuan visi dan misi organisasi. Ia mengibaratkan hal tersebut seperti tubuh manusia yang terdiri dari berbagai organ dengan fungsi berbeda-beda, namun tetap bergerak dalam satu kesadaran yang utuh.
“Raker adalah cara menyinergikan berbagai pemikiran yang berbeda menjadi kekuatan bersama. Perbedaan bukan untuk menghilangkan, tetapi dirangkai menjadi kesatuan yang saling melengkapi,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, raker diikuti oleh seluruh pengurus YKBPMTK, serta para ketua dan sekretaris dari struktur organisasi terkait. Selain pembahasan program secara pleno, kegiatan juga diisi dengan diskusi kelompok guna merumuskan langkah-langkah strategi organisasi ke depan.
Tak hanya itu, Indra Usma juga memberikan pencerahan terkait etika dan nilai-nilai budaya Melayu kepada seluruh peserta, sebagai bagian dari penguatan identitas organisasi yang tertanam pada budaya lokal.
Melalui raker ini, YKBPMTK berharap seluruh program yang disusun dapat menjawab harapan masyarakat dan Pemerintah Kota Singkawang, khususnya dalam upaya pelestarian budaya serta pembangunan masyarakat yang berkarakter.
“Dengan adanya raker ini, kami berharap komitmen seluruh pengurus semakin kuat dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi. YKBPMTK harus benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekedar ada secara formalitas,” tegasnya.
Sumber: Ary
(Heruskn86)
