PT Riung Mitra Lestari Bekasi Usir Wartawan Sedang Meliput, Ketua Umum Pimpred Media Siber Indonesia Prihatin

0
IMG-20241216-WA0000

Jakarta [SKN] – Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia (SMSI), Dar Edi Yoga, menyatakan memuatnya atas kejadian yang dialami oleh seorang wartawan dari SatukanIndonesia.Com saat sedang meliput acara Ground Breaking Ceremony pembangunan gedung “Grha Riung” di Bulevard, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi, Rabu (11/12/2024).

“Kami sangat prihatin dan mengecam kerasnya tindakan penghalangan terhadap jurnalis yang sedang memuatnya. Pers memiliki hak untuk meliput peristiwa yang berlangsung di ruang publik, terutama acara tersebut yang melibatkan banyak pihak yang relevan dengan kepentingan masyarakat,” ujar Dar Edi Yoga.

Dalam kejadian tersebut, seorang staf PT Riung Mitra Lestari (RML) bernama Y alias Py, yang mengenakan rompi hitam berlogo “Grha Riung” dan “Team Teknis”, bertindak arogan dengan melarang wartawan meliput acara tersebut, meski identitas wartawan telah disampaikan secara lengkap. Bahkan, Y alias Py memanggil tim keamanan untuk mengusir wartawan dari lokasi acara.

Dar Edi Yoga menegaskan bahwa tindakan seperti ini bertentangan dengan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 yang menjamin kebebasan pers dan melindungi jurnalis dalam menjalankannya.

“Cara yang dilakukan di ruang publik, apalagi sampai menutup jalan utama, jelas merupakan kepentingan publik dan seharusnya dapat diliput oleh media. Menghalangi jurnalis dalam menjalankan tugasnya adalah pelanggaran terhadap kebebasan pers,” tambahnya.

Pula mengingatkan kepada semua pihak, khususnya korporasi dan penyelenggara acara, untuk memahami peran media dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

“Kami tiba di PT Riung Mitra Lestari untuk memberikan spesifikasi dan permintaan maaf atas kejadian ini. Kami juga meminta agar peristiwa serupa tidak terulang di masa depan,” tegasnya.

Forum Pemred SMSI akan terus mengawal isu ini sebagai bagian dari upaya melindungi kebebasan pers di Indonesia.

“Kami mendukung penuh rekan-rekan jurnalis yang tetap menulis dengan profesional meskipun menghadapi tantangan seperti ini,” tutup Dar Edi Yoga.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *