Maya Hasti Edelina Siahaan, S.H, Punya Rekam Jejak Panjang di Organisasi, Kisah Sepak Terjang Seorang Wanita Tangguh

0
Compress_20260825_183511_1899

Singkawang, Kalbar [SKN] – Maya Hasti Edelina, S.H., merupakan sosok yang memiliki pengalaman dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, kewartawanan, kepemudaan, hingga politik. Ia pernah menjadi Pengurus Pusat AWPI (Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia) sebagai Koordinator Wilayah I untuk wilayah Sumatera dan Jawa, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Hengki.

Sebelumnya, Maya juga pernah menjadi Pengurus Pusat KWRI (Komite Wartawan Reformasi Indonesia) dengan jabatan sebagai Wakil Bendahara Umum, ketika organisasi tersebut dipimpin oleh Ketua Umum Heru.

Selain itu, Maya pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) di Daerah Istimewa Yogyakarta, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Maret Sueken.

Pengalaman organisasinya juga mencakup GANN (Yayasan Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara) Yogyakarta, di mana Maya pernah dipercaya sebagai Ketua Humas ketika organisasi tersebut dipimpin oleh Ketua Umum Fanny.

Maya kemudian sempat melebarkan kiprahnya ke dunia politik. Ia pernah bergabung dengan DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta serta Partai Hanura di Sumatera Utara. Di Hanura Sumatera Utara, Maya pernah dipercaya sebagai Humas ketika Ketua DPD Hanura Sumut dijabat oleh Zul Siregar.

Dalam perjalanan organisasinya di lingkungan PPM (Pemuda Panca Marga) LVRI, Maya juga pernah aktif di PPM Daerah Istimewa Yogyakarta sebelum kemudian ditarik ke tingkat pusat. Ia sempat menduduki salah satu posisi dalam kepengurusan pusat ketika Ketua Umum PPM saat itu adalah Samsudin.

Maya juga pernah bergabung dalam kepengurusan pusat PPM ketika organisasi tersebut dipimpin oleh Ketua Umum Paramita.

Kini, Maya memilih turun ke daerah dan memegang kepengurusan Cabang PPM LVRI Kota Singkawang, di bawah kepemimpinan Ketua Umum PPM LVRI Berto Izak Doko.

Saat diwawancarai awak media pada Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, Maya Hasti Edelina Siahaan, S.H., menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi PPM LVRI saat ini.

Sebagai salah satu pewaris tunggal Veteran PKRI, Maya mengaku merasa sedih melihat kondisi PPM yang menurutnya saat ini telah mengalami perpecahan.

“Saya sebagai salah satu pewaris tunggal Veteran PKRI sangat sedih melihat PPM yang sekarang. Kakek saya merupakan pendiri KAVRI dan PPM, namun sekarang PPM bisa terpecah menjadi tiga. Menurut saya, hal ini merupakan dampak dari perbuatan oknum-oknum yang seharusnya bisa menjadi panutan, tetapi justru membuat PPM terpecah belah,” ujar Maya.

Menurut Maya, persoalan tersebut menjadi semakin memprihatinkan karena pihak-pihak yang disebutnya sebagai oknum tersebut merupakan penerus Veteran PKRI dan tidak terlibat langsung dalam proses awal terbentuknya PPM.

“Saya berharap pembina PPM dapat dikembalikan seperti semula, yaitu Panglima TNI, bukan lagi DPP LVRI. Semenjak diambil alih oleh DPP LVRI, menurut saya PPM justru menjadi kacau dan terpecah menjadi tiga,” katanya.

Maya berharap Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Maruli Simanjuntak dapat melihat dan memperhatikan kondisi PPM saat ini.

“Semoga Presiden Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak tergugah untuk melihat keadaan PPM yang sekarang,” harapnya.

Maya menegaskan bahwa dirinya sebagai cucu Veteran PKRI merasa tidak dapat menerima apabila PPM mengalami kerusakan akibat konflik atau kepentingan oknum tertentu yang berada di lingkungan DPP LVRI.

“Saya sebagai cucu Veteran PKRI tidak terima PPM ini dirusak oleh oknum-oknum Veteran Generasi Penerus (VGP) yang ada di DPP LVRI,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maya juga memperkenalkan dirinya sebagai Ketua Cabang PPM-LVRI Kota Singkawang sekaligus cucu Veteran PKRI dengan NPV 2.038.417 serta cucu dari salah satu pendiri KAVRI dan PPM.

“Saya Maya Hasti Edelina, S.H., Ketua Cabang PPM-LVRI Kota Singkawang, cucu Veteran PKRI, NPV 2.038.417, dan cucu pendiri KAVRI dan PPM,” ujarnya.

Maya berharap keberadaan PPM-LVRI di Kota Singkawang dapat menjadi momentum untuk menyatukan kembali PPM yang sebelumnya sempat vakum. Ia juga berharap seluruh pihak dapat bekerja sama untuk membesarkan PPM di Kota Singkawang dan wilayah sekitarnya.

“Saya berharap dengan berdirinya PPM-LVRI di Kota Singkawang dapat menjadi penyatu PPM yang sebelumnya sempat vakum. Kami berharap dapat bekerja sama untuk membesarkan PPM di Kota Singkawang dan sekitarnya,” katanya.

Maya menambahkan bahwa PPM-LVRI Kota Singkawang yang dipimpinnya memiliki legalitas yang menurutnya sah dan diakui negara.

“PPM-LVRI memiliki legalitas yang sah dan diakui negara,” pungkasnya.

Pewarta : Gafar Hamzah 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *