Oknum Personel Polres Melawi Diduga Aniaya Warga, Propam Lakukan Pemeriksaan

0
Compress_20261020_172954_4224

Melawi, Kalbar [SKN] – Polres Melawi, Polda Kalimantan Barat, membenarkan adanya dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang oknum personel berinisial AW terhadap seorang warga berinisial AD. Kasus tersebut kini tengah diproses oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Melawi.

Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., melalui Humas Polres Melawi, Aiptu Samsi, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah kafe berinisial LN, yang berlokasi di Desa Tanjung Niaga.

“Benar, telah terjadi penganiayaan pada hari Minggu sekitar pukul 01.00 WIB di Kafe LN di Desa Tanjung Niaga,” ujar Aiptu Samsi dalam keterangan resminya pada Selasa (20/10/2026)

Polres Melawi menyayangkan kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada korban beserta keluarga serta masyarakat atas peristiwa yang melibatkan anggotanya.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap personel yang terbukti melakukan pelanggaran. Penanganan kasus tersebut dilakukan oleh Seksi Propam Polres Melawi sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.

Sebagai bagian dari proses penanganan perkara, personel berinisial AW saat ini telah diamankan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Melawi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polres Melawi juga menyatakan akan menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh penyebaran foto, video, maupun pesan suara yang berpotensi memicu keresahan serta mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polres Melawi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

“Salam Jaga Melawi, SIAP,” demikian imbauan Polres Melawi.

Sumber : Humas Polres Melawi

( Heruskn86 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *