Ketua Alibaba Marhani Angkat Bicara, Menyikapi Peryataan Kadis DLH Kota Cilegon, Cuma Teori Menangani TPS Bongkar Muat Pasar Keranggot
Cilegon, Banten [SKN] – Ketua Ormas Aliansi Masyarakat Banten Bersatu (ALIBABA) Kota Cilegon,melihat dan membaca di media sosial yang diberitakan dengan “peryataan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon” tidak sesuai faktanya kondisi TPS bongkar muat yang ada dibelakang Pasar Baru Keranggot, berkubang sampah menumpuk tidak bisa diangkut dengan alat berat belum ada tindakan pengurugan di lokasi TPS tersebut, terkesan dengan adanya pemberitaan di media sosial ituh hanya untuk seremonial dan asal pimpinan senang saja, pada Minggu (15/2/2026)
Adanya berita yang viral di media sosial terkait sampah menumpuk kembali di TPS yang lama dan adanya keluhan warga dan pengunjung pasar, Marhani ketua Aliansi Masyarakat Banten Bersatu ( ALIBABA) Kota Cilegon, langsung investigasi melihat kondisi yang sebenarnya dilapangan kenapa sampah bisa menumpuk kembali di TPS yang lama sedangkan TPS yang di lokasi bongkar muat tersebut.
“Sudah di himbau oleh walikota dan asda serta kepala dinas disperindag, itu juga pada saat adanya penertiban pasar pada tanggal 20 juni 2025 begitu juga perapihan di lokasi bongkar muat dilakukan dari tanggal 24 juni 2025, begitu juga sampai tanggal 26 juni 2025 pertama kali di lokasi bongkar muat tersebut dijadikan “Tempat Pembuangan Sampah (TPS)” yang mana petugas kebersihan sampah tersebut baik dari masyarakat pedagang pasar baru keranggot dan dari masyarakat lingkungan juga beberapa warga kelurahan yang mana tempat pembuangan sampah(TPS) tersebut belum ada bangunannya hanya diberikan pembatasan beton, bisa dikatakan tidak layak untuk tempat pembuangan sampah (TPS) di lokasi bongkar muat tersebut,”ujarnya
Hasil investigasi langsung ketua Aliansi Masyarakat Banten Bersatu(ALIBABA) Marhani konfirmasi dengan kepala UPTD 1 untuk disampaikan kepada kepala UPTD 4 dan kepala dinas lingkungan hidup Kota Cilegon untuk melihat dilapangan langsung bagaimana solusinya agar lokasi tempat pembuangan sampah yang ada dibongkar muat tempat untuk segera mencari solusinya agar tidak berkubang adanya genangan air dan menumpuk sampah yang sudah hampir satu bulan tidak bisa di angkut oleh alat berat, agar segera untuk dilakukan perataan dengan dilakukan pengurugan ujarnya, Ketua Marhani kepada awak media.
Dari adanya pemberitaan sampah menumpuk di TPS yang lama dan banyak keluhan masyarakat pengunjung dan pedagang serta kelayakan TPS yang ada dibongkar muat ,Ketua Marhani menegaskan untuk segera dicarikan solusinya agar didatangkan batu sejenisnya urugan untuk dilakukan pengurugan supaya tempat pembuangan sampah tersebut bisa diaktifkan kembali.
“Untuk masyarakat lingkungan dan petugas pembuang sampah baik dari pasar baru Keranggot dan petugas sampah dari dinas lingkungan hidup kota Cilegon sendiri tidak sesuai kinerjanya di lapangan jangan hanya seremonial dan omongan saja terkesan menutupi ketidak mampuan adanya masalah dilapangan Pimpinan juga sudah mengerti dengan kondisi dilapangan tidak hanya menerima laporan yang baik- baik saja dan bagusnya saja akan tetapi fakta, nya dilapangan belum terealisasikan masih kumuh dan tidak rapih,” ungkapnya
Pewarta : Deni
