Kepala Regional MBG Kalbar Agus Kurniawi Meminta Maaf Terkait Yang Terjadi Di Man Model Singkawang
Singkawang, Kalimantan Barat – Saat bertemu dengan Agus Kurniawi meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang terjadi di SPPG Jalan Pinang, Bukit Batu, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dan berjanji akan meningkatkan program MBG yang lebih baik lagi ke depannya terkait dari siswa siswi yang diduga keracunan makanan
Dalam klarifikasinya Agus Kusniawi dihadapan awak media pada Sabtu (7/2/2026) sore, mengatakan, juga akan mengunjungi siswa siswi sebagai ungkapan permohonan maaf secara langsung.
“Kami selalu terbuka kepada media dan masyarakat terkait permasalahan yang terjadi saat ini dan akan menjadikan saran dan masukan agar kedepannya lebih baik lagi,” ucap Agus Kusniawi
Tutur hadir dalam Jumpa pers tersebut Kepala SPPG Singkawang Tengah, Maulidi Ikhsan Koordinator MBG wilayah Kota Singkawang Devi Riskia perwakilan Yayasan Sinar Cahaya Khatulistiwa Efin, serta mitra SPPG Singkawang Tengah, Anisa Nur Afifah.
Di tempat yang sama Maulidi Ikhsan selaku Kepala SPPG Singkawang Tengah juga membenarkan kejadian ini dan meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada murid-murid yang terdampak keracunan makanan.
“Kita masih memastikan hasil lab dan belum bisa makanan apa yang menyebabkan terjadinya keracunan, karena hasil dari uji lab ini memakan waktu sekitar satu minggu,” jelasnya
Penyebab keterlambatan pendistribusian yang menjadi indikasi indikasi dugaan keracunan terjadi, salah satu faktornya disebabkan saat makanan yang panas langsung di packing tanpa pendingin nya terlebih dahulu karena armada hanya ada dua unit, dan ini baru kali pertama terjadi keterlambatan dalam pengiriman makanan ke sekolah-sekolah, kata Maulidi Ikhsan
Senada dengan hal yang sama Devi Riskia mengatakan sudah turun langsung mengunjungi siswa siswi yang terdampak keracunan ke rumah sakit dan klinik.
“Kami akan tetap menyatukan langsung siswa siswi yang berdampak ini dan terus berkoordinasi kepada pihak sekolah Man Model karena kami tidak ingin hal ini terulang kembali di kemudian hari,” ujar Devi Riskia
Pewarta : Gafar Hamzah
