Satker PJN Wilayah I Banten Diduga Lalai Proyek Peningkatan Jalan Sawahluhur, Tidak Sesuai Dokumen Spesifikasi Teknis

0
IMG-20251025-WA0014

Serang, Banten [SKN] – Proyek yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya Nusantara dengan nilai kontrak sebesar Rp18.987.649.362,00 itu diawasi oleh Konsultan Supervisi PT Ottoman Gahana Konsultan dan PT Ottoman Architecture, dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kerja. pada Sabtu (25/10/2025)

Namun, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, pelaksanaan proyek peningkatan jalan tersebut diduga tidak sesuai dengan dokumen spesifikasi teknis dan gambar perencanaan. Sejumlah pekerjaan terindikasi tidak memenuhi standar mutu sebagaimana tertuang dalam kontrak.

Baca juga : HAMAS Gelar Aksi Damai Meminta PT Jaya Dinasty Indonesia Berhentikan Pengurugan Tanah

Ketua HAMMAS ( Himpunan Anak Muda & Masyarakat Sawahluhur . Ikbal Sabihis ( daenk ) menilai Satker PJN Wilayah I Banten terkesan abai dalam menjalankan tugas pengawasannya .

Pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Banten jangan hanya duduk menerima laporan di meja kantor. Mereka harus turun langsung ke lapangan melihat kondisi pekerjaan. Cek apakah galian pelebaran jalan dan material lapisan pondasi agregat kelas B sesuai spesifikasi atau tidak,” ujarnya Ikbal Sabihis

Kami mau konsultan supervisi yang dibayar dengan uang negara berperan baik, Mengapa material yang datang tidak diperiksa terlebih dahulu kualitasnya?

“Ini seolah ada pembiaran terhadap pelanggaran yang dilakukan pelaksana proyek,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ikbal sabihis mengungkapkan bahwa anggota Himpunan masyarakat Sawahluhur telah melakukan kajian teknis lapangan dan mengambil sampel kedalaman galian, pemadatan tanah, serta material agregat kelas B untuk diuji apakah sesuai dengan perencanaan

Di atas kertas spesifikasi proyek tampak sempurna, tetapi di lapangan jauh berbeda. Kami menduga adanya penyimpangan dan upaya menutupi kekurangan pekerjaan oleh pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Baca juga : Program Ketahanan Pangan (KETAPANG) Di Desa Terate Kecamatan Keramatwatu Diduga Tidak Transparan

proyek yang dibiayai oleh uang rakyat Banten harus dikerjakan secara maksimal dan sesuai dokumen spesifikasi teknis. Ia meminta pihak berwenang untuk turun tangan dan menindaklanjuti temuan tersebut.

Pewarta : Deni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *