Polri Untuk Masyarakat, Serdik Sespimmen Dikreg ke-67 Bangun Sumur Bor Untuk Dukung Penanganan Karhutla di Karimunting
Bengkayang, Kalbar [SKN] – Kepedulian terhadap masyarakat dan upaya memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Bengkayang. Kali ini, Serdik Sespimmen Dikreg ke-67 T.A. 2026 menyerahkan bantuan sosial berupa sumur bor melalui program “Polri untuk Masyarakat” di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Selasa (15/9/2026).
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung sekitar pukul 10.50 WIB di Jalan Gotong Royong, Dusun Kembang Sari, RT 01/RW 07, Desa Karimunting.
Kegiatan dihadiri Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., Ketua Tim Edukasi Lemdiklat Polri Kombes Pol Fillol Praja Arthadira, S.H., S.I.K., Perwira Pendamping Pokjar Kombes Pol Edwin Affandi, S.I.K., M.H., CPHR., para Serdik Sespimmen Dikreg ke-67 T.A. 2026, jajaran Polres Bengkayang, unsur TNI, pemerintah kecamatan dan desa, Bhayangkari, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sespimmen Dikreg ke-67 T.A. 2026 serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sumur bor tersebut.
Menurutnya, keberadaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan karhutla, khususnya di wilayah yang rawan mengalami kekeringan.
“Sumur bor ini merupakan salah satu bentuk perhatian Sespimmen untuk masyarakat Desa Karimunting. Salah satu kendala dalam penanganan karhutla adalah ketersediaan sumber air, sehingga sumur bor menjadi salah satu langkah yang efektif untuk mendukung penanggulangan karhutla,” ujar Kapolres.
Selain untuk mendukung pemadaman karhutla, sumur bor tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar untuk berbagai kebutuhan, seperti MCK, irigasi, maupun kebutuhan lainnya.
Perwakilan Sespimmen Dikreg ke-67 T.A. 2026, Gilang, menyampaikan permohonan maaf kepada Camat, Kepala Desa, dan seluruh undangan karena sempat menunggu kedatangan rombongan. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak sehingga pembangunan sumur bor dapat direalisasikan.
Ia berharap keberadaan sumur bor tersebut dapat membantu masyarakat dan petugas dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Kalimantan Barat.
“Harapannya, pembangunan sumur bor ini dapat membantu penanggulangan karhutla di wilayah Kalbar. Apabila tidak terjadi karhutla, airnya juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Camat Sungai Raya Kepulauan Usman Yahya, S.Hut., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Polri, khususnya Sespimmen Dikreg ke-67 T.A. 2026, atas pembangunan sumur bor yang diperuntukkan bagi masyarakat dan mendukung penanganan karhutla.
Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat mengantisipasi persoalan keterbatasan air apabila kembali terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Sungai Raya Kepulauan.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Karimunting Iskandar, S.Pd. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan sumur bor yang diberikan kepada masyarakat.
Pemerintah desa, kata Iskandar, akan menyampaikan kepada masyarakat agar fasilitas tersebut dimanfaatkan dengan baik sekaligus dirawat secara bersama-sama.
Berdasarkan data pembangunan, sumur bor tersebut berada di lahan milik Mahrani, beralamat di Jalan Gotong Royong, Dusun Kembang Sari, RT 01/RW 07, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan.
Keberadaan sumur bor tersebut diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 80 kepala keluarga (KK). Di sekitar lokasi juga terdapat lahan yang pernah terbakar dengan luas sekitar 10 hektare, sementara luasan lahan gambut mencapai sekitar 150 hektare.
Setelah prosesi penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama serta simulasi atau uji coba pemadaman menggunakan mesin robin dengan memanfaatkan sumber air dari sumur bor.
Kegiatan penyerahan sumur bor kemudian dilanjutkan dengan pembagian masker kepada masyarakat dari rumah ke rumah serta pembagian masker di jalan raya depan Mako Polsek Sungai Raya Kepulauan.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 14.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, kondusif, dan terkendali.
( Heruskn86 )
