Muslim Singkawang Akan Menggelar Sholat Istisqo, Mohon Diturunkan Hujan

0
Compress_20260831_215139_9087

Singkawang, Kalbar [SKN] – Masyarakat Muslim Kota Singkawang menggelar Sholat Istisqo secara berjamaah pada Selasa (1/9/2026) pukul 08.00 WIB di Mess Daerah Singkawang, Kalimantan Barat.

Sholat Istisqo tersebut dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual masyarakat di tengah kondisi kemarau yang telah berlangsung lebih dari satu bulan di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Dalam pelaksanaannya, KH. Achmad Taufiqurrahman bertindak sebagai imam. Kegiatan ini diikuti masyarakat Muslim bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam serta unsur terkait lainnya.

Kemarau panjang yang terjadi belakangan ini turut meningkatkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta munculnya kabut asap yang berpotensi mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.

Ketua Panitia Sholat Istisqo, Irza Nursadi, saat diwawancarai awak media pada Senin (31/8/2026) pukul 14.00 WIB, mengatakan bahwa pelaksanaan Sholat Istisqo merupakan inisiatif panitia yang mendapat dukungan dari berbagai ormas Islam dan masyarakat Muslim Kota Singkawang.

Menurutnya, pelaksanaan Sholat Istisqo dipercepat mengingat kondisi kemarau di wilayah Kalimantan Barat telah berlangsung lebih dari satu bulan.

“Pelaksanaan ini dipercepat karena wilayah Kalbar sudah lebih dari satu bulan dilanda kemarau. Persiapan kegiatan ini sudah kami lakukan tiga hari sebelum pelaksanaan,” ujar Irza.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau dan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

“Semangat kebersamaan antara masyarakat, ormas Islam, TNI, pemerintah, dan unsur terkait lainnya diharapkan dapat membantu mengatasi kondisi kemarau dan karhutla di Kalimantan Barat, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman serta terbebas dari kabut asap,” katanya.

Irza menambahkan, Sholat Istisqo merupakan bentuk ikhtiar batin yang melengkapi berbagai upaya penanganan karhutla yang dilakukan pemerintah bersama aparat kepolisian, TNI, dan unsur terkait.

“Kami memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang bermanfaat, sehingga dapat membantu memadamkan api karhutla dan menghilangkan kabut asap di Kalimantan Barat, khususnya Kota Singkawang,” tuturnya.

Di sisi lain, berbagai langkah penanganan karhutla terus dilakukan oleh pemerintah bersama aparat kepolisian, TNI, dan unsur terkait. Upaya pemadaman maupun pencegahan terus dilakukan untuk mengendalikan titik-titik kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah.

Melalui pelaksanaan Sholat Istisqo tersebut, masyarakat Muslim Kota Singkawang berharap doa yang dipanjatkan secara bersama-sama mendapat rahmat dan pertolongan Allah SWT dengan diturunkannya hujan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Sebelumnya, sejumlah daerah lain di Kalimantan Barat juga telah melaksanakan Sholat Istisqo sebagai bentuk doa dan ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau.

Pewarta : Gafar Hamzah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *